Saturday, May 23, 2009

Sedekah terbaik adalah melayani di jalan Allah

By Dana Anwari. Jika Allah menyuruh kita menafkahkan harta kita di jalan Allah, itu bukannya karena Allah membutuhkan kita. Kita berbuat itu karena kita lah yang membutuhkan Allah agar kita selalu diberikannya kesempatan memiliki harta dan selalu diberikan kemampuan menafkahkan sebagian rezeki-Nya untuk melayani orang lain.

Ingatlah, kamu ini orang-orang yang diajak untuk menafkahkan (hartamu) pada jalan Allah. Maka di antara kamu ada orang yang kikir, dan siapa yang kikir sesungguhnya dia hanyalah kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allah-lah yang Maha Kaya sedangkan kamulah orang-orang yang membutuhkan (Nya); dan jika kamu berpaling niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain, dan mereka tidak akan seperti kamu (ini). (QS Muhammad:38)
Semoga kita dimampukan Allah untuk memiliki keteguhan jiwa agar senantiasa terus bersedekah, dengan harta dan diri kita, semata-mata karena hendak meraih rida Allah. Sebagaimana firman-Nya dalam Al Quran ayat 265:

Dan perumpamaan orang-orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buahnya dua kali lipat. Jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka hujan gerimis (pun memadai). Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu perbuat.
bisnislami.blogspot.com

Wednesday, May 13, 2009

Here is a quick video of our volunteer cooks retreat. It was an awesome time of joy, love, and new found hope. Take a peek.



Tuesday, April 21, 2009

African Angels in Skin

Just wanted to give everyone an update about a huge event coming up for all of the incredible ladies that volunteer everyday at our CarePoints. Many of these ladies are widows or single moms but come out everyday rain or shine to cook for the thousands of orphans that Children's Cup is helping. The amazing part is they are volunteers.... Check out this post from Jacci, the lady working for Cup that is in charge of ministring to these ladies, about this retreat.

Please pray with us that this event will be the start of many new beginnings for these ladies!


Dear Friends,
I, along with my Cook’s Discipleship Team (Karabo & Nelly) are gearing up for Children’s Cup first ever Bomake (Women’s) Camp, next week April 28-30th! And it’s been quite a faith ride! Tomorrow, Tuesday, April 21st, we’re having a day of prayer & fasting for this camp. At the beginning of this year, we sensed the Lord placing on our hearts the deeper work He wants to do in these almost 110 women’s lives that we disciple – healing of deep wounds in their hearts & freedom from strongholds that keep them from living the fullness of life that Christ intends for them. We’re not saying that it’s all going to happen in just 3 days, but we are believing & asking for the Lord to do a powerful work in their lives that He will continue to build on. – And that ground that the enemy has stolen in their lives would be taken back! Please join us in prayer for this! We believe that things happen in the spiritual before we see them in the physical (2 Corinthians 5:7; Ephesians 6:12)

Tuesday, April 7, 2009

SERVOLUTION Day 4

Today we took lunches to people around the office complex where HPC Swaziland is located. We cooked it up for 250 people. (no small task)

Many people are really shocked by a church that would give something out for free. One man said the only people that give something for free in Swaziland is the LOTTO!!

The best part of this is to see the joy in the eyes and hearts of people that are part of HPC as they start to experience the awesome benefits of serving

Tuesday, March 10, 2009

Mengapa kita mesti kaya dan harus mau bekerja untuk menjadi kaya?

By Dana Anwari. Sudah kita dengar pendapat pemikir Islam dan praktisi bisnis Islam yang menyatakan seorang muslim harus menjadi kaya. Mengapa harus kaya? Dan salahkah bila menjadi miskin?
Menjadi miskin tentu tidaklah salah. Tetapi seorang muslim yang memilih bergelimang dalam kemiskinan karena malas bekerja untuk menjadi kaya adalah suatu kesalahan.
Apa kekayaan harus dikejar? Jawabannya bisa "ya" dan bisa "tidak". Bila jawabannya adalah "iya", argumentasinya adalah bahwa dengan kekayaan itu kita bisa menafkahi diri kita dan pihak lain yang diperintahkan Allah untuk turut kita nafkahi.
Bacalah firman-Nya dalam Al Quran surat Al Baqarah ayat 215: Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan." Dan apa saja kebajikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya.
Bila jawabannya harta "tidak" harus dikejar, argumentasinya adalah bagi setiap muslim yang penting adalah selalu berkarya dan tidak malas bekerja. Hasil kerja keras yang diimbangi dengan kerja cerdas akan membuahkan karya yang akan menghasilkan "kekayaan" bagi yang bekerja.
Lalu mungkin kita sekarang bertanya: apa sih yang disebut kekayaan?
Kekayaan adalah harta (bahkan juga ilmu) yang kita miliki yang sangat bermanfaat bagi hidup kita dan ada lebihnya untuk kita sedekahkan kepada orang lain. Dan ingatlah, sedekah yang paling utama adalah sedekah dari harta yang cukup.
Simaklah dari Imam Bukhari dan Imam Muslim (562): Hadis riwayat Hakim bin Hizam ra.: Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Sedekah yang paling utama atau sedekah yang paling baik adalah sedekah dari harta yang cukup. Tangan yang di atas lebih baik dari tangan yang di bawah. Mulailah dari orang yang engkau tanggung (nafkahnya).

Hakim bin Hizam, may Allah be pleased with him, reported: Allah's Messenger (may peace be upon him) said this: The most excellent charity or the best of charity is that after which the (giver) remains rich and the upper hand is better than the lower hand, and begin your spending with the members of your household.
bisnislami.blogspot.com
***



Thursday, February 5, 2009

Investasi terbaik adalah memperhitungkan keuntungan di dunia dan keuntungan di akhirat

By Dana Anwari. Mari kita jadikan diri kita masuk ke dalam golongan yang sukses berinvestasi. Lakukanlah investasi terbaik kita. Pahamilah prinsipnya, bahwa investasi terbaik adalah memperhitungkan keuntungan di dunia dan keuntungan di akhirat.

Siapa menolak menjadi orang yang banyak harta? Tapi manfaatkanlah harta itu sesuai dengan manfaatnya. Belanjakanlah harta itu untuk kebaikan diri kita sendiri dan kebaikan orang lain. Bagaimana caranya? Belanjakanlah harta milik kita itu di jalan Allah.

"Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik." Begitu Tuhan kita Yang Maha Pemandu, Ya Allah ya Hadii, memandu kita lewat firman-Nya di Al Quran surat Al Baqarah:195.

Membelanjakan harta di jalan Allah adalah mendayagunakan harta itu hingga mampu meraih keuntungan bagi kita di dunia ini sekaligus di akhirat.

Ketika kita investasikan harta kita di suatu bidang usaha yang halal, lalu mampu memperkerjakan tenaga kerja, lalu memberi manfaat kepada customer bisnis kita, maka investasi itu telah memberikan keuntungan dunia dan akhirat bagi kita.
Ketika kita belanjakan harta kita untuk membeli makanan atau minuman yang dihalalkan Tuhan, maka kita memperoleh keuntungan kesehatan dan memperoleh keuntungan di akhirat karena mau berbagi kekayaan kita dengan pedagang yang menjual atau pekerja yang memproduksi produk itu serta petani yang menghasilkan bahan baku produknya.

Ketika kita berbagi kekayaan kita, dan kekayaan itu kemudian memberikan manfaat bagi kebaikan hidup seseorang di jalan Tuhannya, maka insya Allah kita telah meraih keuntungan di akhirat.
Bagaimana bila kekayaan kita dimanfaatkan untuk perbuatan yang diharamkan Allah: berjudi, berzina, barang yang memabukkan dan makanan yang haram? Investasi itu mungkin tampaknya menguntungkan bagi kehidupan Anda di dunia karena Anda merasa disenangkan oleh hal-hal yang haram itu. Tetapi, sesungguhnya Anda sedang memilih untuk menjauhi keuntungan di akhirat. Apa yang Anda tidak akan memberikan Anda keuntungan di dunia dan akhirat, tetapi justru memberikan azab di dunia dan azab di akhirat. Tunggu saja, karena Allah menjanjikan begitu.

Maka apakah mereka merasa aman dari azab Allah (yang tidak terduga-duga)? Tiadalah yang merasa aman dari azab Allah kecuali orang-orang yang merugi. (QS Al Araf:99)

Mari kita jadikan diri kita masuk ke dalam golongan yang sukses berinvestasi. Lakukanlah investasi terbaik kita. Pahamilah prinsipnya, bahwa investasi terbaik adalah memperhitungkan keuntungan di dunia dan keuntungan di akhirat.
bisnislami.blogspot.com
***